Read more

Donggo #2

pada tulisan pertama, saya mengupas sedikit tentag donggo yang setaunya saya saja, ya setau saya, bukan setau dia atau mereka, hanya sebatas pengetahuan saya tentang willayah donggo yang sempat saya kunjungi waupun itu hanya sepenggal cerita yang saya dapatkan. Tulisan pertama saya tentang donggo pernah saya publish juga di mangga3bima.wordpress.com ketika dahulu pernahke wilayah donggo […]

Read more

O Lenga, Bune Haba?*

Mungkin dalam keseharian kita, pengucapan kata O untuk memulai sebuah percakapan kadang dianggap tidak menghormati, bahkan bisa di bilang sangat angkuh untuk beberapa kedaan dan bahkan bisa dikatakan sebuah kesombongan tersendiri, namun beda dengan penggunakan huruf O di awal kalimat dalam bahasa Bima, huruf O bisa digunakan untuk beberapa kata ketika baru saja bertemu dengan […]

Read more

Uma Lengge dan Jompa: Sejarah, Filosofi dan Arsitektur Masyarakat Bima*

Sejarah dan Filosofi Uma Lengge salah satu rumah adat tradisional peninggalan asli nenek moyang suku Bima (Dou Mbojo) yang dulunya berfungsi sebagai tempat tinggal dan penyimpanan padi. Lokasi kedua peninggalan adat tersebut terletak di Desa Maria, Desa Sambori dan Donggo, Kabupaten Bima. Pada masa lalu, padi disimpan di Uma Lengge untuk kebutuhan harian dan Jompa […]

love you mam Read more

“gak ada polusi dan polisi” *

Analogi menarik dari Richard The Gillis di lagunya yang berjudul “Gili Trawangan”. Mungkin inilah yang akan kita temui di sebuah pulau kecil yang berada di semenanjung timur Pulau Sumbawa,tepatnya di daerah Sape Kabupaten Bima. Dimana kita gak akan menemui kendaraan bermotor,kecuali perahu nelayan. BAJO PULO. Ya,itulah nama pulau tersebut. Sebuah pulau yang dihuni oleh sebagian […]

Read more

Hati yang menyatukan kita di puncak Tambora*

Di usiaku yang ke 23 tahun ini, jujur baru pertama kali merasakan bagaimana menuju puncak ketinggian yang menguras banyak tenaga untuk melangkah pasti. Lewat tulisan ini aku ingin berterima kasih kepada 8 teman yang selama setahun membersamai dalam amanah pendidikan di tanah Bima, sebut saja kami serdadu kumbi.